TELUR merupakan salah satu bahan makanan yang kaya protein. Tapi lebih sehat mana, masaknya direbus atau digoreng?
Sebuah studi yang diterbitkan dalam "British Journal of Nutrition" pada
bulan November 2006 menunjukkan, seseorang makan telur mampu menurunkan
risiko penyakit jantung. Telur yang direbus ternyata manfaatnya lebih
sehat dibandingkan telur goreng.
Telur rebus lebih rendah lemak dibandingkan telur goreng. Lemak tak
jenuh dari telur goreng mampu meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Dijelaskan para ahli, satu butir telur rebus menyediakan 78 kalori, 6,3
gram protein, 0,6 gram karbohidrat dan 5,3 gram lemak, juga 1,6 gram
lemak jenuh. Sementara telur yang digoreng meningkat sebesar 90 kalori,
lemak 6,8 gram, termasuk 2 gram lemak jenuh, atau 10 persen dari nilai
harian untuk kedua lemak dan lemak jenuh.
Makan telur rebus juga mendapatkan 15 persen riboflavin, 10 persen
vitamin B-12 dan 11 persen vitamin D. Sementara telur goreng memiliki
kandungan vitamin yang sama, tetapi kandungan riboflavin membantu
menghasilkan sel darah merah dan mengubah karbohidrat menjadi energi.
Setiap orang membutuhkan vitamin B-12 untuk sistem saraf, fungsi otak,
serta vitamin D yang berperan untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh
dan penyerapan kalsium.
Berdasarkan kandungan nutrisi, telur rebus lebih sehat daripada telur
goreng yang dapat meminimalisir risiko penyakit. Demikian dilansir
Livestrong.
