JAKARTA - Apple Orchard Road adalah Apple flagship
pertama di Singapura yang menyoroti perannya sebagai pusat kreativitas
global. Desainnya mencerminkan semangat inovatif dari negara yang
memiliki ciri utama Patung Merlion tersebut. Apple Orchard Road juga
memungkinkan Singapura menjadi pusat kreatif baru.
Dilansir ArchitecturalDiggest, proyek ini adalah contoh lain dari
kolaborasi erat antara Foster + Partners dan tim perancang di Apple yang
dipimpin oleh kepala perancang Sir Jonathan Ive dan wakil presiden
senior Retail and Online Stores Angela Ahrendts.
Terletak di sepanjang jalan yang dilalui pepohonan, Orchard Road, kantor
Apple ini dibangun untuk menciptakan fokus sosial baru. Namun di sisi
lain, bangunan ini juga ramah dengan alam. Dengan begitu, secara tidak
langsung desainnya mengaburkan batas antara bagian dalam dan luar
ruangan.
Areanya mencakup trotoar lebar di depan toko, membentuk ruang publik
baru dengan delapan pohon besar yang menciptakan 'taman hijau' yang
teduh. Area tersebut juga dapat digunakan sebagai tempat pertemuan alami
di tengah lingkungan perkotaan yang padat.
Kanopi-kanopi tipis dan putih berkelok-kelok sepanjang 7,6 meter,
menjadi daya tarik pengunjung untuk melihat interior. Kanopi ini juga
berfungsi sebagai tempat berlindung dari matahari mengingat Singapura
beriklim tropis seperti Indonesia.
"Ini adalah salah satu ruang Apple terhijau kami. Meski tidak hanya
semua energi berasal dari sumber yang terbarukan, namun dipenuhi oleh
pepohonan yang rimbun," ujar Kepala Studio, Foster + Partners, Stefan
Behling.
Dengan tanaman hijau yang memenuhi toko dari mezzanine hingga lantai
dasar dan menuju Orchard Road, maka tercipta lingkungan yang paling
ramah. Dinding batu besar ke kedua sisi interior menampilkan dua tangga
melengkung yang spektakuler. Pasalnya, ini diukir dengan tangan perajin
Italia dari batu Castilian. Dinding tersebut juga menyediakan buku-buku
indah dan memberi ruang besar, yang menjadi sebuah penghormatan terhadap
keahlian dan materialitas.
Tangga dengan mudah mengalir ke lantai mezzanine dengan pegangan tangan
terpadu yang memiliki sentuhan halus. Lantai mezzanine ini merangkum
Genius Grove terbesar di dunia dengan 12 pohon Ficus Ali, yang tidak
hanya estetis secara visual, namun merangsang semua indra manusia.
Dalam hal ini, jenis pohon tersebut diharapkan dapat memperkaya suhu,
bau, dan kualitas aura ruang sehingga menciptakan ketenangan di bagian
tersibuk dari toko.
Ruang ini dilengkapi dengan layar video Apple yang terbesar di dunia dan
menjadi tempat berkumpul para Creative Pro dan ahli fotografi, musik,
pengembang aplikasi dan seni. Diharapkan, ruangan tersebut dapat
mendidik, menginspirasi, dan menghibur konsumen serta pengusaha lokal.



